Perbandingan target pengadaan per metode
Target pengadaan (unit)
Form harga alkon
Diisi oleh provinsi satu kali setiap tahun. Setelah disimpan, isian terkunci; perubahan hanya dapat dilakukan setelah admin pusat membuka kunci.
Status pengisian harga per provinsi
Jenis faskes yang dihitung
Pilih “Total” untuk semua faskes, atau hapus centang “Total” lalu pilih satu atau beberapa jenis faskes.
Perhitungan berdasarkan konsumsi (Tabel 11A)
Konsumsi = Pelayanan KB (Tabel 11A). Klik baris untuk melihat grafik bulanan.
Konsumsi bulanan
Jenis faskes yang dihitung
Pilih “Total” untuk semua faskes, atau hapus centang “Total” lalu pilih satu atau beberapa jenis faskes (mis. hanya Faskes pemerintah – Kode A).
Perhitungan berdasarkan pelayanan (Tabel 21, 27, 28)
Pengguna MKJP = PB + Ganti cara · Non MKJP = PA + PB + Ganti cara. Faktor konversi = unit alkon per pengguna (dapat diubah).
Pengguna bulanan
Skenario demografi
Asumsi per kelompok metode (kosongkan untuk memakai data API)
Perhitungan berdasarkan demografi
Modern users = PUS × mCPR → × method mix → × pangsa pemerintah (TMA) → × faktor konversi/CYP = Product need. Kebutuhan kelompok dibagi ke produk sesuai porsi konsumsi.
Rincian per kabupaten/kota
Peta
Skenario antisipasi persetujuan anggaran
Rencana pengadaan
Sumber data
“Muat data” mengambil semua endpoint lalu menyimpannya ke database sebagai referensi data baru (dengan tanggal & jam). Daftar URL endpoint diatur di api/config.php.
Endpoint API
Referensi data tersimpan
Pengguna administrator
Tambah pengguna
Status tabel pada referensi data terpilih
Pratinjau data
1. Berdasarkan konsumsi
- Penggunaan alkon per bulan (Tabel 11A) = Pelayanan KB.
- AMC = rata-rata penggunaan per bulan setelah membuang bulan outlier.
- Usable stock = Physical stock − Projected expiry.
- Inventory position = Usable stock + Pipeline.
- MOS = Inventory position ÷ AMC.
- Demand procurement = 18 × AMC (12 bulan + target sisa 6 bulan).
- Procurement = (18 − MOS) × AMC.
- Penyesuaian: × (100% / % lapor) dan × (100% / (100% − % stock out)). Tool menerapkan faktor ke demand lalu mengurangi inventory position, sehingga Procurement = Demandadj − IP.
2. Berdasarkan pelayanan
- Sumber: Tabel 21 (PB), Tabel 27 (ganti cara), Tabel 28 (PA/ulangan) per jenis faskes.
- Pengguna MKJP = PB + Ganti cara; Non MKJP = PA + PB + Ganti cara.
- AMU = rata-rata pengguna per bulan (dengan penanganan outlier) × faktor konversi unit per pengguna.
- MOS = IP ÷ AMU; Demand = 18 × AMU; Procurement = (18 − MOS) × AMU; penyesuaian sama seperti konsumsi.
3. Berdasarkan demografi
- Modern users = PUS × mCPR (mCPR dapat dikoreksi dengan unmet need dan rentang CI).
- Users by method = Modern users × Method mix.
- Public need = Users by method × pangsa sektor pemerintah (TMA).
- Product need = Public need × faktor konversi/CYP (unit per pengguna per tahun).
- Demand procurement = Product need × 1,5; Procurement = Demand − Physical stock.
Skenario anggaran
- Modifikasi jumlah alkon per produk (% penyesuaian).
- Mendorong MKJP: geser sebagian pengguna jangka pendek ke MKJP (perhitungan demografi).
- Prioritas pada alkon yang diminati akseptor dan MKJP saat plafon anggaran terbatas.
- Perhitungan berdasarkan jenis faskes (Faskes pemerintah – Kode A, dan B–F).
- Simulasi TMA per jenis alkon dan modifikasi mCPR pada rentang CI.